Istilah-Istilah kata Pada Permainan Softball

Istilah - Istilah kata Pada Permainan Softball |Kumpulan-Olahraga| Olahraga Softball merupakan Olahraga Bola kecil yang terdiri dari 11 orang pemain, agar dapat mahir dan menjadi pemain Profesional dari olahraga Softball ini diperlukan Teknik dasar yang baik dan benar, penguasaan teknik-teknik tersebut bisa di dapatkan melalui latihan yang rutin dan sungguh-sungguh. Olahraga Softball ini memang kurang sekali peminat nya akan tetapi olahraga ini telah dimasukan kedalam salah satu cabang olahraga yang di pertandingkan pada Event-event resmi seperti Olimpiade, Seagames bahkan ke kejuaraan olahraga tingkat Nasional seperti PON dan PORDA.




Istilah - Istilah kata Pada Permainan Softball Softball ini tergolong olahraga yang sangat sulit dan memiliki banyak sekali Istilah-istilah yang asing di telinga kita yang awam akan olahraga Softball ini.  Pada kesempatan kali ini akan sedikit membahas tentang Istilah-Istilah kata dalam olahraga Softball untuk lebih jelasnya kita lihat di bawah ini.

Istilah - Istilah Kata dalam Permainan Softball 

Dalam Olahraga Softball banyak sekali Istilah - istilah yang harus di ketahui dan dikuasai oleh seluruh pemain Softball, berikut ini beberapa Istilah dalam olahraga Softball yang berhasil kami kumpulkan adalah sebagai berikut :
  1. Touch Untuk menyentuh pemain atau wasit adalah untuk menyentuh setiap bagian dari tubuhnya, pakaiannya atau peralatannya. Jika seorang pemain atau pelatih menyentuh wasit, selama argumen misalnya, dia akan dilempar keluar dari permainan. Tidak ada pertanyaan yang diajukan.
  2. Triple Play: Sebuah triple play adalah peristiwa langka dalam permainan softball. Ini adalah bermain dengan pertahanan di mana tiga pemain ofensif yang dikeluarkan pada bermain yang sama.
  3. Umpire: Salah satu orang yang bertanggung jawab menegakkan aturan selama pertandingan softball.
  4. Unearned Run run A yang nilai karena kesalahan tangkas. Karena ini adalah ditangguhkan menjalankan run tidak menghitung ketika rata-rata run meraih pitcher dihitung.
  5. Walk In adalah ketika pitcher melempar bola empat yang disebut. Adonan kemudian mendapat untuk pergi ke base pertama.
  6. Warning Track The strip atau bidang tanah yang ada di depan dinding di outfield dan ini berfungsi sebagai peringatan kepada outfielders bahwa mereka semakin dekat ke dinding.
  7. Wild Pitch Sebuah lapangan liar adalah lapangan begitu tinggi, begitu rendah, atau lebih luas piring yang penangkap tidak dapat menangkap bola dengan usaha biasa. Biasanya hasil dalam bola berlalu. 
  8. Assist: Ketika Fielder melemparkan bola ke pemain lain dan pemain yang keluar dengan melawan tim lain. Pemain yang melempar bola mendapat assist, bagaimanapun adalah mungkin bagi dua pemain untuk mendapatkan bantuan pada bermain yang sama.
  9. ASSIST : Bantuan dari pemain bertahan hingga salah seorang pemain menyerang mati.
  10. AT BAT : Giliran pemain menyerang untuk memukul bola.
  11. BACK STOP : Pagar yang berada dibelakang home plate
  12. BALK : Hukuman yang diberikan kepada pitcher karena melakukan gerakan yang dilarang.
  13. BALL: Lemparan diluar strike zone
  14. BASE HIT : Permainan yang terjadi karena seseorang pemukul memukul bola di daerah fair territory dan pemukul itu berhasil mencapai sekurang - kurangnya base 1 sebelum dimatikan.
  15. BASE ON BALLS : Berjalan, dikarenakan pitcher melempar 4 kali ball, dan pemukul maju ke base 1.
  16. BASE COACH : Seorang pelatih yang berdiri di dekat base 1 atau base 3. Para base coach memberi instruksi kepada pemukul dan pelari base dengan serangkaian gerakan tangan.
  17. BASE LINE : Garis putih dari kapur yang ditarik dari home plate melalui base 1 dan base 3 ke lapangan luar sampai tiang batas, disebelah dalamnya adalah fair territory dan di sebelah luarnya adalah foul territory.
  18. BASES EMPTY : Tak seorangpun pelari yang ada pada tiap base.
  19. BASES LOADED : Tiap base diisi oleh pelari.
  20. BATT : Alat yang digunakan oleh pemukul sewaktu memukul bola. Liga baseball Australia menggunakan batt yang terbuat dari alumunium atau kayu. Panjangnya tidak boleh lebih dari 42 inchi ( 105 cm ), dan lebarnya tidak boleh lebih dari 2 3/4 inchi ( 6,8 cm ). Pemain dibolehkan memegang pada pangkalnya ( pegangan ) sejauh 18 inchi ( 45 cm ) agar dapat memegang dengan baik.
  21. BATTER : Seorang pemain penyerang yang mengambil tempat di kotak batter.
  22. BATTER BOX : Tempat yang diberi batas garis kapur putih di sebelah kiri dan kanan home plate, dimana seorang pemain harus berdiri sewaktugiliran memukul.
  23. BATTERY : Istilah untuk menunjukkan pitcher dan catcher sekaligus.
  24. BATTING ORDER : Daftar urut pemukul dari tim penyerang. Batting order harus diserahkan kepada Umpire sebelum pertandingan.
  25. BOX SCORE : Laporan perkembangan pertandingan yang tertulis, yang menunjukkan jumlah hit, runs, errors, dan pemain pengganti dari tiap inning yang dimainkan.
  26. BREAKING BALL : Bola lemparan pitcher yang kecepatannya dihentikan dengan tiba-tiba dan jalannya melengkung.
  27. BULLPEN : Tempat untuk pitcher melakukan pemanasan, biasanya terdiri dari 2 buah mound dan 2 buah home plate.
  28. BUNT : Pukulan pendek yang dilakukan dengan cara bola dikenai pemukul tanpa ayunan; dilakukan untuk mengejutkan fielder atau supaya salah seorang pelari maju.
  29. CALLED GAME : Pertandingan yang ditunda atau dihentikan oleh umpire.
  30. CATCHER : Pemain yang posisinya di belakang home plate dan bertugas untuk menangkap bola yang dilemparkan oleh pitcher.
  31. CATCHER'S BOX : Tempat di balakang home plate dimana catcher harus berdiri sampai ia menangkap bola yang dilempar oleh pitcher.
  32. CHANGE-UP : Lemparan bola lambat dengan melakukan gerakan tangan untuk bola cepat; dengan tujuan untuk mengganggu waktu ayunan dari pemukul.
  33. CHECKED SWING : Ayunan sebagian. Kalau ayunan telah melewati lebih dari 1/2 putaran, maka umpire bisa memutuskan sebagai ayunan penuh atau strike.
  34. CHOKE-UP : Memegang batt menjauhi ujung handle.
  35. CLEAN-UP HITTER : Pemain dengan urutan pemukul ke 4 dalam batting order.
  36. CLOSER : Pitcher dengan keahlian khusus untuk mematikan pemain lawan menjelang pertandingan berakhir. Biasanya dipasang untuk mempertahankan kemenangan tim sampai pertandingan berakhir.
  37. COMPLETE GAME : Nilai yang diberikan kepada seorang pitcher yang berhasil bermain dari mulai sampai pertandingan selesai.
  38. COUNT : Jumlah bola ball dan strike yang diterima seorang pemukul.
  39. CURVE : Lemparan bola pitcher yang bergerak melengkung ke bawah, kesamping atau kebawah dan ke samping, bergantung pada putaran bola.
  40. DESIGNATED HITTER : Adalah pemain yang melakukan pukulan pada urutan giliran dari pitcher. Seorang DH tidak mempunyai posisi di lapangan.
  41. DIAMOND : Daerah permainan sebelah dalam.
  42. DOUGHNUT : Cincin bulat dan berat yang diselipkan di sekitar batt. Gunanya untuk peregangan sewaktu pemain berada di lingkaran on-deck.
  43. DOUBLE : Suatu pukulan yang menyebabkan pemukul dapat berlari sampai ke base 2.
  44. DOUBLE HEADER : Tim yang melakukan dua pertandingan secara berurutan pada hari yang sama.
  45. DOUBLE PLAY : Permainan bertahan yang menghasilkan dua orang pelari di base dimatikan.
  46. DUGOUT : Tempat tertutup yang berisi perlengkapan duduk untuk pemain, pemain cadangan, pelatih dan lain-lain anggota tim yang memakai seragam.
  47. EARNED RUN : Suatu nilai lari yang dihasilkan dari pukulan, walk aatau seatl; bukan hasil dari error yang dilakukan pemain bertahan.
  48. ERROR : Kesalahan pemain bertahan sehingga seorang pemukul dapat tetap berada di plate nya, ayau maju ke base 1, atau majunya pelari di base.
  49. FAST BALL : Suatu lemparan (pitch) yang lurus oleh pitcher yang dilakukan sekeras-kerasnya.
  50. FAIR TERRITORY : Bagian dari lapangan permainan, termasuk di dalamnya garis batas base 1 dan base 3, dari home base sampai ke batas pagar lapangan termasuk wilayah udara tegak lurus di atasnya. Semua garis foul berada di dalam fair territory.
  51. FIELDER'S CHOICE : Istilah yang digunakan untuk menyatakan pilihan dari permainan bertahan untuk men tag/ mematikan atau ke arah pelari base mana bola akan dilempar.
  52. FLY BALL : Bola pukulan yang melayang tinggi di udara.
  53. FORCE OUT : Matinya pelari yang terjadi karena ia terpaksa lari ke base berikutnya, sebab ada pelari lain di belakangnya, dengan resiko akan di tag atau dikeluarkan. Seorang pemain bertahan hanya perlu menyentuh base yang akan dicapai oleh pelari tadi, dengan memegang bola, akan menyebabkan pelari mati.
  54. FORK BALL : Suatu lemparan yang dilakukan dengan menempatkan bola diantara dua jari pertama, biasanya menghasilkan sinking ball.
  55. FOUL BALL : Adalah bola yang jatuh di luar garis batas base 1 dan base 3.
  56. FOUL LINE : Adalah garis yang ditarik dari home plate melalui base 1 dan base 3 sampai ke pagar lapangan dan tegak lurus ke atas. Garis-garis ini harus diperhatikan dalam permainan.
  57. FOUL TERRITORY : Bagian dari lapangan permainan yang berada di luar garis batas base 1 dan base 3 sampai ke pagar dan tegak lurus ke atasnya.
  58. GRAND SLAM : Adalah suatu home run dari suatu pukulan dengan seluruh base terisi pelari. Pukulan ini menghasilkan nilai 4 runs.
  59. GREEN LIGHT : Kode yang diberikan oleh coach untuk memukul bola berikutnya yang enak, atau kode untuk pelari di base untuk memutuskan kapan akan melakukan steal.
  60. GROUNDER : Adalah suatu bola yang menggulir di tanah.
  61. GROUND BALL : Adalah suatu bola pukulan di lapangan dalam dan memantul di lapangan dalam.
  62. HIT : Suatu permainan dimana pemukul selamat sampai di base setelah memukul bola tanpa ada suatu kesalahan yang dilakukan oleh pemain bertahan atau fielder choice.
  63. SACRIFICE BUNT : usaha batter melakukan pukulan ke arah first base, pitcher atau third base, untuk membantu pelari menuju base didepannya.
  64. Grand Slam: Sebuah home run ketika ada 3 orang di pangkalan, sehingga empat berjalan yang mencetak gol.
  65. Ball Ground: Ini adalah bola dipukul yang menyentuh tanah dan kemudian menggelinding diatas tanah
  66. Glove: Sarung tangan yang dikenakan pemain yang terbuat dari kulit yang di gunakan untuk menangkap bola.
  67. Innings Tambahan: Jika pemain yang mencetak gol setelah akhir putaran ke-9 telah dimainkan, maka permainan masuk ke babak tambahan. Permainan terus berlanjut sampai satu tim menang.
  68. Catcher: adalah pemain yang posisinya berada di belakang home plate dan ia menangkap bola dilemparkan oleh pitcher.
  69. Batter: Dia adalah pemain ofensif melakukan yang pukulan bola yang dilempar pitcher
  70. Kotak batter: Daerah yang ditandai sekitar home plate dengan kapur dan Pemain harus berdiri di daerah ini sewaktu ia memukul.
  71. Bench atau Dugout: Ini adalah area tempat duduk di mana pemain, pengganti dan anggota tim lainnya duduk dan menonton pertandingan ketika mereka tidak bermain di lapangan.
Demikian lah Beberapa Istilah yang sering digunakan dalam Permainan Olahraga Softball, mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan atau kesalahan pengertian, untuk sobat yang ingin menambahkan, mengoreksi atau kritik dan saran silakan cantumkan pada kolom Komentar. terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang

Contoh Sikap Rela Berkorban sebagai Perwujudan Perilaku MenjagaKeutuhan NKRI

Cara Melakukan Loncat Harimau dengan Baik dan Benar